Kembalinya Minimalisme: Tren Desain Interior Abad ke-21
Kembalinya Minimalisme: Tren Desain Interior Abad ke-21
Minimalisme, yang diilhami oleh gaya hidup Jepang dan Seni Abstrak, pernah menjadi tren besar dalam desain interior pada tahun 1990-an. Namun, pada dekade berikutnya, tren ini mengalami penurunan popularitas seiring munculnya gaya dekorasi rumah yang lebih berwarna dan bersifat berlebihan. Namun, pada abad ke-21, minimalisme kembali menjadi tren yang diminati.
Minimalisme mencerminkan filsafat bahwa kebahagiaan dapat ditemukan dalam kesederhanaan, dengan mengurangi kebisingan visual dan membebaskan ruang dari barang yang tidak diperlukan. Tren desain interior minimalis abad ke-21 mempertahankan konsep ini, tetapi dengan sentuhan modern dan segar.
Dalam desain interior minimalis, ruang dipertahankan tetap teratur dan bersih, namun dengan sentuhan estetika yang lebih canggih. Warna yang digunakan lebih monokromatik, dengan sentuhan netral seperti putih, hitam, dan abu-abu. Sentuhan warna lain seperti biru, hijau, atau kuning pucat bisa ditambahkan sebagai aksen untuk memberikan sedikit warna.
Selain warna, tekstur menjadi hal yang sangat penting dalam desain interior minimalis. Kain alami seperti linen, wol, atau katun, digunakan untuk memberikan tekstur pada bantal, tirai, dan perabotan rumah tangga lainnya. Bahan-bahan alami juga digunakan untuk perabotan seperti kayu, marmer, atau beton yang memberikan kontras dengan warna netral dan memberikan kehangatan pada ruangan.
Saat merancang sebuah ruangan dengan konsep minimalis, penting untuk mempertimbangkan fungsi dari setiap objek yang ditempatkan di dalamnya. Sebuah ruangan dengan desain minimalis harus bersih dan tidak terlalu ramai, sehingga memilih perabotan rumah tangga yang tepat dan penting sangatlah penting.
Memanfaatkan cahaya alami sangat penting dalam desain interior minimalis. Ruangan harus memiliki banyak jendela untuk memasukkan cahaya alami yang cukup dan memberikan kesan ruangan yang lebih luas. Jika hal ini tidak memungkinkan, lampu yang berfungsi dengan baik bisa digunakan untuk memperkuat cahaya di dalam ruangan.
Dalam desain interior minimalis, kesederhanaan adalah segalanya. Sebuah ruangan yang tidak terlalu banyak diisi dengan barang-barang akan memberikan kesan yang lebih tenang dan santai. Pilih perabotan yang berkualitas dan minimalis untuk memberikan kesan yang lebih elegan dan berkualitas tinggi.
Secara keseluruhan, minimalisme kembali menjadi tren besar dalam desain interior pada abad ke-21. Dalam desain interior minimalis modern, kesederhanaan adalah segalanya, dan perabotan yang berkualitas, warna netral, tekstur alami, dan pencahayaan alami semuanya berperan penting dalam menciptakan kesan yang bersih, tenang, dan elegan

Komentar
Posting Komentar