Mengenal Konsep Lagom dari Budaya Scandinavia
Mengenal Konsep Lagom dari Budaya Scandinavia
Lagom adalah konsep yang berasal dari budaya Scandinavia, khususnya dari Swedia. Lagom memiliki arti “cukup”, “seimbang”, atau “tidak terlalu berlebihan”. Konsep ini menekankan pada keadaan di mana segala sesuatu dalam hidup kita seimbang dan cukup, tanpa berlebihan atau kekurangan.
Dalam artikel ini, kita akan membahas lebih dalam mengenai konsep Lagom dari budaya Scandinavia.
- Lagom dalam kehidupan sehari-hari
Konsep Lagom dapat diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari. Misalnya, dalam makanan, Lagom berarti makan sejumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan tubuh, tanpa berlebihan atau kekurangan. Dalam gaya hidup, Lagom mengajarkan untuk memiliki barang-barang yang cukup, tanpa terlalu banyak atau terlalu sedikit. Dalam pekerjaan, Lagom berarti bekerja cukup keras untuk mencapai tujuan, tetapi tidak terlalu keras sehingga mengorbankan kesehatan atau kehidupan pribadi.
- Lagom dalam budaya Swedia
Lagom merupakan bagian penting dari budaya Swedia. Swedia adalah salah satu negara paling bahagia di dunia, dan konsep Lagom turut mempengaruhi kebahagiaan dan kesejahteraan mereka. Mereka menghargai keadaan seimbang dan adil dalam kehidupan, baik dalam pekerjaan, hubungan sosial, maupun lingkungan.
- Menerapkan konsep Lagom dalam kehidupan
Menerapkan konsep Lagom dalam kehidupan dapat membantu menciptakan keseimbangan dan kebahagiaan dalam hidup. Beberapa tips untuk menerapkan konsep Lagom antara lain:
- 1. Makan makanan yang sehat dan cukup untuk memenuhi kebutuhan tubuh, tanpa berlebihan atau kekurangan.
- 2. Belajar menghargai kebahagiaan sederhana, seperti menghabiskan waktu bersama keluarga atau teman-teman, atau menikmati secangkir teh di sore hari.
- 3. Mengurangi penggunaan energi dan mengurangi jejak karbon dengan menghemat sumber daya alam.
- 4. Membeli barang-barang yang dibutuhkan dengan bijaksana, tanpa membeli terlalu banyak atau terlalu sedikit.
- Konsep Lagom di luar Scandinavia
Konsep Lagom semakin populer di luar Scandinavia, khususnya di kalangan yang mencari cara untuk hidup lebih sederhana, seimbang, dan berkelanjutan. Banyak orang yang mulai mengaplikasikan konsep Lagom dalam gaya hidup dan pekerjaan mereka.
Dalam kesimpulannya, konsep Lagom dari budaya Scandinavia menekankan pada keadaan di mana segala sesuatu dalam hidup kita seimbang dan cukup. Konsep ini dapat diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari, seperti dalam makanan, gaya hidup, dan pekerjaan.

Komentar
Posting Komentar