Tren Bagaimana Memperkirakan Biaya Overhead dalam Rencana Anggaran Proyek

Tren Bagaimana Memperkirakan Biaya Overhead dalam Rencana Anggaran Proyek
Dalam manajemen proyek, rencana anggaran biaya (RAB) adalah suatu dokumen yang sangat penting.

    Dalam manajemen proyek, rencana anggaran biaya (RAB) adalah suatu dokumen yang sangat penting. RAB berisi daftar rinci dari semua biaya yang terkait dengan proyek, termasuk biaya overhead. Biaya overhead adalah biaya yang terkait dengan pengelolaan proyek dan tidak terkait dengan produksi produk atau jasa yang dihasilkan oleh proyek. Contohnya termasuk biaya sewa, listrik, dan peralatan kantor. Dalam artikel ini, kita akan membahas cara memperkirakan biaya overhead dalam RAB dengan akurat.

  1. Identifikasi Biaya Overhead yang Terkait dengan Proyek

    Langkah pertama adalah mengidentifikasi biaya overhead yang terkait dengan proyek. Biaya overhead meliputi biaya administrasi, gaji dan upah, biaya peralatan kantor, biaya sewa, dan biaya utilitas. Pastikan untuk menyertakan semua biaya overhead yang relevan untuk proyek Anda.

  1. Hitung Biaya Overhead Berdasarkan Persentase Biaya Produksi

    Setelah Anda mengidentifikasi biaya overhead, langkah berikutnya adalah menghitung biaya overhead berdasarkan persentase biaya produksi. Biaya produksi adalah biaya yang terkait dengan pembuatan produk atau jasa yang dihasilkan oleh proyek. Contohnya termasuk bahan baku, tenaga kerja langsung, dan biaya peralatan. Untuk menghitung persentase biaya overhead, bagi total biaya overhead dengan total biaya produksi, kemudian kalikan dengan 100%.

  1. Hitung Biaya Overhead Berdasarkan Jam Kerja

    Cara lain untuk menghitung biaya overhead adalah dengan menghitung biaya overhead berdasarkan jam kerja. Langkah ini melibatkan menghitung biaya overhead per jam kerja. Untuk melakukan ini, bagi total biaya overhead dengan total jam kerja yang diperlukan untuk menyelesaikan proyek. Langkah ini akan membantu Anda menghitung berapa biaya overhead yang harus dikeluarkan untuk setiap jam kerja dalam proyek.

  1. Gunakan Perkiraan Biaya Overhead dari Proyek Sebelumnya

    Jika Anda telah menyelesaikan proyek serupa sebelumnya, Anda dapat menggunakan perkiraan biaya overhead dari proyek sebelumnya sebagai pedoman untuk menghitung biaya overhead dalam RAB proyek Anda saat ini. Jika terdapat perbedaan signifikan dalam lingkup atau skala proyek sebelumnya, pastikan untuk menyesuaikan perkiraan biaya overhead secara akurat.

  1. Tetapkan Batas Waktu untuk Perkiraan Biaya Overhead

    Terakhir, tetapkan batas waktu untuk perkiraan biaya overhead Anda. Biaya overhead dapat berubah seiring berjalannya proyek, sehingga penting untuk menetapkan batas waktu untuk perkiraan biaya overhead. Pastikan untuk memperbarui RAB secara teratur untuk memastikan bahwa biaya overhead masih sesuai dengan anggaran proyek.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Social Media Trend 2023 Terbaru, Jangan Dilewatkan !??

ChatGPT: Meningkatkan Produktivitas Manusia

Mewah dengan Sentuhan Rustik: Tren Desain Interior Terbaru