Cara Menghitung ROI Dari Investasi Pada Audit Energi

Cara Menghitung ROI Dari Investasi Pada Audit Energi
Menghitung ROI atau Return on Investment adalah langkah yang penting untuk mengevaluasi apakah investasi pada audit energi memberikan keuntungan finansial yang diharapkan atau tidak.

    Menghitung ROI atau Return on Investment adalah langkah yang penting untuk mengevaluasi apakah investasi pada audit energi memberikan keuntungan finansial yang diharapkan atau tidak. Berikut adalah beberapa langkah untuk menghitung ROI dari investasi pada audit energi:

  1. Mengidentifikasi Biaya Audit Energi

    Langkah pertama adalah mengidentifikasi biaya audit energi, termasuk biaya untuk menyewa auditor energi, biaya untuk pengukuran dan analisis data, serta biaya untuk penyusunan laporan audit energi.

  1. Menghitung Total Penghematan Energi

    Langkah selanjutnya adalah menghitung total penghematan energi yang diharapkan dari rekomendasi audit energi. Rekomendasi tersebut dapat berupa penggantian lampu dengan LED yang lebih efisien, meningkatkan isolasi bangunan, atau menggunakan sistem pendingin yang lebih efisien. Dalam langkah ini, harus diperhitungkan potensi penghematan energi untuk setiap rekomendasi yang diusulkan.

  1. Menghitung Biaya Implementasi

    Setelah menentukan rekomendasi yang akan diimplementasikan, perusahaan harus menghitung biaya implementasi. Biaya ini mencakup biaya untuk membeli dan memasang peralatan baru, biaya tenaga kerja, dan biaya lainnya yang terkait dengan implementasi rekomendasi audit energi.

  1. Menghitung ROI

    Setelah menghitung biaya audit energi, penghematan energi, dan biaya implementasi, langkah terakhir adalah menghitung ROI. ROI dihitung dengan membagi penghematan energi dengan biaya investasi, lalu dikalikan dengan 100%. Formula ROI adalah:

    ROI = ((Total Penghematan Energi - Biaya Implementasi) / Biaya Audit Energi) x 100%

    Sebagai contoh, jika biaya audit energi sebesar Rp 50 juta dan rekomendasi audit energi dapat menghemat energi sebesar Rp 200 juta, dan biaya implementasi adalah Rp 150 juta, maka ROI-nya adalah:

ROI = ((Rp 200 juta - Rp 150 juta) / Rp 50 juta) x 100% = 100%

    Dalam contoh ini, ROI adalah 100%, artinya setiap Rp 1 yang diinvestasikan pada audit energi akan menghasilkan pengembalian investasi sebesar Rp 1 dalam bentuk penghematan energi.

    Menghitung ROI dari investasi pada audit energi adalah langkah penting dalam mengevaluasi keuntungan finansial dari audit energi. Dengan mengetahui ROI, perusahaan dapat membuat keputusan yang tepat tentang investasi pada audit energi dan mengoptimalkan penghematan energi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Social Media Trend 2023 Terbaru, Jangan Dilewatkan !??

ChatGPT: Meningkatkan Produktivitas Manusia

Mewah dengan Sentuhan Rustik: Tren Desain Interior Terbaru